Generasi Pandemi

Pandemi Covid-19 menyebabkan banyak perubahan, salah satunya adalah perubahan generasi. Saat ini muncul “generasi pandemi”, generasi yang mulai belajar tanpa tatap muka, sebagai aplikasi physical distance untuk menghambat penyebaran Covid-19.

Aisyah menjadi bagian generasi ini. Dimulai dari masa orientasi siswa baru (OSBA) yang diadakan 8-9 Juli. OSBA dilakukan secara virtual melalui Zoom. Pada kegiatan ini sekolah memperkenalkan lingkungan sekolah (para guru, metode belajar, dan lain-lain) kepada siswa baru kelas 1 melalui acara yang dibalut dengan nuansa Korea. Tema yang diangkat adalah Kreatif, Mandiri, Bersahabat, dan Bermain di Miftahul Ulum (Kamsahamnida). Ternyata acara ini diliput oleh Radar Depok dan dapat dibaca di sini.

Minggu pertama proses kegiatan belajar mengajar (KBM) cukup ‘ramai’. Mulai dari suara guru yang tidak kedengaran, koneksi internet yang tidak stabil, suara murid yang tidak di-mute dan sebagainya. Belum lagi perhatian dari para guru yang susah terbagi ke banyak murid dalam kondisi virtual. Aisyah pun sering bete karena tidak berhasil menarik perhatian bu guru, hehe… Misalnya letika selesai mengerjakan tugas dari bu guru dan bermaksud untuk menunjukkan hasilnya kepada bu guru. Ya, kondisi ini ini memang tidak ideal untuk proses belajar mengajar apalagi untuk anak kelas 1 SD. Bagaimanapun juga, kondisi di mana kasus baru Covid-19 terus bertambah dan belum ada tanda-tanda reversal, memaksa kita untuk tetap dengan metode seperti ini.

Aisyah termasuk beruntung, ternyata masih banyak anak-anak di luar sana yang kesulitan dengan metode belajar online ini karena keterbatasan gadget, internet, dan infrastruktur lainnya. Salah satunya adalah Dimas, yang viral datang sendirian ke sekolah karena tidak ada gadget untuk belajar online.

sumber: https://mantrasukabumi.pikiran-rakyat.com/pendidikan/pr-20634182/kisah-dimas-viral-di-medsos-sekolah-sendirian-bahkan-diantar-pulang-gurunya-karena-tak-miliki-hp

Semoga pandemi segera berakhir dan anak-anak dapat belajar kembali seperti sediakala.

Be the first to reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *